Aku sungguh tak mengerti dengan jalan pikiranmu sayang.
Jadi, apa arti dari perhatianmu selama ini untukku? Tak mungkin jika semua itu
hanya sekedar perhatian sederhana untuk seorang teman, karna aku tau dan aku
bisa merasakan perhatianmu lebih dari itu. Lalu apa arti dari setiap ucapan
manis cintamu untukku? apa memang benar semua itu hanya omong kosong dan
bualanmu saja? Oh sayang, aku harap tidak. Atau mungkin aku yang salah? Salah
mengartikan setiap perhatian-perhatian kecilmu untukku? Salah mengartikan
setiap ucapan manismu? Ya, mungkin memang benar aku yang salah.
Aku sadar, aku memang bukan siapa-siapa
untukmu. Sakit memang terus-menerus seperti ini; dalam ketidakjelasan. Padahal
teman-temanku sudah selalu mengingatkan bahwa "Jika kita sudah siap untuk
menjalani hubungan tanpa status dan kejelasan, maka kita juga harus siap bila
suatu saat nanti setiap cinta dan pengorbanan kita selama ini tidak dianggap
dan dihempaskan begitu saja." Ya memang, aku sudah mengerti, memang itu
konsekuensinya, dan siap ataupun tidak siap, aku harus siap karna aku
mencintaimu. Aku juga harus terbiasa dengan kabarmu yang mungkin selalu tak
jelas.Ya, seperti status kita yang memang tidak ada kejelasannya. Entah kita
memang saling mencintai, atau mungkin hanya aku yang benar-benar mencintaimu?
Tapi kamu? Kamu memang selalu bicara tentang cinta padaku, tapi kau hanya
bicara dan tak pernah membuktikannya.
Lagipula, siapa aku ? Aku hanya seorang wanita yang amat
sangat mencintaimu, yang selalu berusaha menjadi yang terbaik untukmu, yang
selalu mencoba meluangkan waktunya hanya untukmu, hanya untuk membahagiakanmu,
walapun aku tau bahwa aku akan sesakit ini. Bahkan aku tak pernah mau perduli
dengan apa yang orang lain katakan tentangmu, bagiku tetap hanya kau yang
terpenting, tetap dirimu yang selalu aku nomor satukan sampai saat ini.
Ya, sudahlah lupakan, aku mencintaimu tulus sayang, tak
perlu status dan kejelasan, aku hanya perlu senyummu, tawamu, dan kebahagianmu.
Semua yang kuberikan tulus, terutama kasih sayangku, perhatian dan
keperdulianku padamu. Karna bagiku kau segalanya. Aku mencintaimu dan hanya
kamu.







