Apa kamu tau, menunggu itu sangat membosankan sayang.
Terutama menunggu hal yang semu.
Menunggu yang mungkin tak akan datang.
Menunggu seseorang yang bahkan tak ingin ditunggu.
Mungkin memang aku yang bodoh.
Karena aku masih saja berdiri digaris penantian.
Karena aku masih saja membiarkan diriku terombang-ambing dalam ketidakpastian.
Yang kemudian menenggelamkanku kedalam masa lalu dan menamparku dengan kenangan.
Namun sekarang, aku lelah sayang.
Dan ketika aku sudah lelah.
Ketika aku telah berhenti mencinta.
Ketika aku tak ingin lagi menunggu.
Tolong, aku mohon dengan sangat padamu, jangan pernah memintaku untuk kembali.
Karena aku hanya tak ingin merasakan rasa sakit yang sama lagi dan lagi.
Terimakasih untuk segala kebahagian dan rasa sakitnya selama ini.
Biarkan aku pergi dari hidupmu.
Biarkan aku melupakan setiap harapan semuku.
Biarkan aku terlepas dari setiap bayang-bayangmu.
Biarkan aku mencari kebahagianku.
Maaf, aku pergi.
Karena aku ingin kebahagiaan yang nyata.
Kebahagiaanku yang mungkin tak ada dalam dirimu.
Kebahagiaan yang mungkin harus kucari sendiri tanpamu.
Walaupun memang benar, aku mencintaimu.
Tapi, tidak lagi kali ini.
Karena aku telah berjanji pada diriku sendiri; bahwa takkan ada lagi air mataku untukmu.
Semoga kamu selalu bahagia.
Karena disini aku akan selalu memelukmu dalam doa.
-untuk pemilik senyum manis yang selama ini kutunggu dalam penantian-







